IDII Platform mengotomasi proses closing harian Dash Electric — mulai dari mutasi bank (Flip, BCA, Aspire) dan konversi invoice, sampai push langsung ke Odoo via API. Tim finance tinggal review hasil di tools, lalu satu klik untuk kirim ke Odoo — tidak perlu lagi copy-paste manual, V-lookup berjam-jam, atau download-upload template. Dari data yang sama, tools kini juga menyusun Laporan Keuangan internal IDII (Buku Besar, Laba Rugi, Neraca, Arus Kas) sebagai shadow ledger yang berjalan berdampingan — Odoo tetap buku resmi, IDII jadi pembanding sampai angkanya terbukti dan divalidasi akuntan.
Login ke IDIIBagi tim finance Dash Electric, closing harian dulu = ritual manual yang melibatkan banyak tab spreadsheet, copy-paste, dan ketelitian tinggi. Berikut perbandingan apa yang dulu dilakukan vs sekarang:
Enam langkah end-to-end. Yang dulu memakan waktu berjam-jam sekarang berjalan dalam beberapa detik karena setiap step dijalankan otomatis oleh tools — tim finance hanya review & approve. Alur tidak berhenti di Odoo: data yang sama juga mengalir ke buku besar internal untuk jadi Laporan Keuangan IDII.
Drop file mutasi atau pilih bulan invoice dari Google Sheet sumber.
Tools deteksi tipe data (Flip/BCA/Aspire/Invoice), validasi struktur kolom.
COA, Analytic Distribution, Partner canonical name auto-fill dari database.
Tim finance review hasil di tab Review, edit kolom yang perlu disesuaikan manual.
Satu klik kirim langsung ke Odoo via API — invoice Posted, bank statement ter-buat, auto-reconcile HIGH-tier.
Data yang sama mengisi buku besar internal — otomatis jadi Laba Rugi, Neraca & Arus Kas (shadow ledger di samping Odoo).
Tools intake & push (Mutasi, Invoice, Reconcile) terhubung langsung ke Odoo via API — tidak perlu download template, tidak perlu upload manual. Dari data yang sama, IDII juga menyusun Laporan Keuangan internal (buku besar berpasangan) yang berjalan berdampingan dengan Odoo sebagai buku resmi.
Konversi mutasi bank ke bank statement Odoo dalam satu drop zone, lalu push langsung via API.
Fetch invoice dari Google Sheet, auto-mapping COA & tribe analytic, lalu push langsung ke Odoo sebagai invoice Posted.
Otomatis cocokin mutasi bank vs invoice dengan tier confidence HIGH/MEDIUM/LOW, lalu push langsung ke Odoo untuk auto-reconcile.
Kelola seluruh platform tanpa harus buka Firebase Console atau edit config manual — semua dari dalam tools.
Buku besar berpasangan internal yang dibangun dari data yang sama — berjalan sebagai shadow ledger berdampingan dengan Odoo (buku resmi) sampai angkanya terbukti & divalidasi akuntan.
Register aset tetap & biaya dibayar di muka — hitung book value dan depresiasi/amortisasi otomatis, lalu terbitkan jurnalnya ke buku besar internal.
Sprint-sprint yang sudah shipped ke production, plus feature berikutnya yang sedang dalam antrian.
Invoice dari Google Sheet dipush langsung ke Odoo via API. Nomor invoice menggunakan format dari sheet
Ka Putri (e.g. INV-DEI260401) supaya rekonsiliasi gampang. Invoice date di-override
ke akhir bulan closing, due date dihitung dari TOP per partner. Status di Odoo:
Posted kalau label "Delivery Service", Draft untuk label lain (Manpower/Menvi)
supaya tim finance bisa adjust line item dulu. Divalidasi E2E dengan invoice salah satu klien di sandbox.
Bank statement FLIP, BCA, Aspire dipush langsung ke Odoo. Divalidasi dengan FLIP 519 lines statement ID 80 di sandbox.
Match HIGH-confidence dari Reconciliation tool dipush sekaligus ke Odoo untuk auto-reconcile — tidak perlu satu-satu manual di Odoo. Idempotent: push ulang aman.
Kalau partner belum ada di Odoo, tools otomatis buat partner baru saat push — tidak ada lagi error "partner not found". Admin bisa kelola partner master lewat /partners.html.
Setiap baris invoice membawa analytic_distribution tribe ke Odoo — mapping Tribe↔Plan otomatis dari database internal 300+ partner ODU. Edit tribe per baris tersedia di Tabel Final.
Admin kelola Odoo credentials (sandbox/production) lewat form UI di /settings.html — API key disimpan di Google Cloud Secret Manager, bukan plain-text di Firestore.
10 halaman redesigned dengan purple #8b3cdd, Inter font, Tabler icons. Canonical
top header + hamburger sidebar konsisten di semua page. Responsive untuk mobile <768px.
Tombol "Push All to Odoo Sandbox" di Step 3 Export invoice.html — sebelumnya tiap row harus di-push manual satu-satu. Sequential loop dengan progress bar live, counters (pushed/skipped/failed), tombol Stop, dan failure detail modal. Untuk batch 90 invoice closing bulanan jadi 1-click bukan 90-click.
Guided journey: tombol "Lanjut ke Invoice" muncul setelah push mutasi success di batch.html,
"Lanjut ke Reconcile" muncul setelah push invoice success. Background color konsisten light purple
di semua page. Amount column Tabel A format Indonesia (1.245.500) supaya gampang baca.
Panel "Saved Data Summary" di reconcile.html — preview cepat invoice + mutasi yang sudah
tersimpan, grouped per bulan dan bank (FLIP/BCA/Aspire color-coded). Plus fix bug
rows.forEach is not a function yang bikin reconcile gagal jalan untuk data
schema Firestore Map.
Berdasarkan feedback Kak Nura: invoice number override pakai nomor Putri's sheet, invoice date paksa ke akhir bulan closing, due date dihitung dari TOP (Days) per partner, status di Odoo conditional — Posted untuk "Delivery Service", Draft untuk lainnya (Manpower/Menvi/dan label lain). Bulk push debug logging ditambahkan untuk diagnosis cepat.
Audit menyeluruh: Firestore rules (admin-only untuk odoo_credentials),
Cloud Function auth gates , Secret Manager untuk API key . Fixed: XSS via toast notification
(escape via DOM API), photoURL injection di 9 halaman (semua pakai
replaceChildren DOM-safe), input validation di
pushInvoiceToOdoo (regex check invoiceCode, type+range rowIndex, format YYYY-MM-DD
untuk due date).
Buku besar berpasangan internal live di /general-ledger.html — Buku Besar,
Laba Rugi, Neraca & Arus Kas otomatis dari mutasi + invoice yang sama, dengan toggle periode
(Bulanan/Kuartal/YTD/Range) dan entitas DEI/DPI. Plus register Aset & Prepaid (/assets.html)
+ Accrue. Berjalan sebagai shadow ledger berdampingan dengan Odoo (buku resmi) sampai angkanya
terbukti & divalidasi akuntan.
Smart alerts kalau ada transaksi outlier, nominal tidak wajar, atau invoice overdue — notifikasi langsung ke WhatsApp tim finance.
Integrasi langsung ke API BCA, Flip, dan Aspire — tidak perlu download file mutasi lagi, tools auto-ambil data transaksi terbaru setiap hari closing.
Dunning letter otomatis via WhatsApp ke partner dengan invoice overdue — escalation bertahap T+7, T+14, T+30.
Auto-deteksi treatment pajak per partner (PKP vs non-PKP), kalkulasi PPN keluaran/masukan, generate laporan siap submit ke Coretax DJP.
Foto/scan faktur pajak fisik — Google Vision + Claude ekstrak data otomatis ke template Odoo. Untuk kasus partner yang masih kirim faktur kertas.
Login dengan email @dashelectric.co untuk akses penuh ke tools.
Login ke IDII